Cerita konyol wasiat mbah Warto

CERITA KONYOL WASIAT MBAH WARTO


Cerita Konyol - Mbah Warto dirawat di rumah sakit. Menurut dokternya, asmanya sudah kronis hingga perlu dipasangi selang oksigen. Sudah beberapa hari dia tidak bicara dan seperti orang koma.

Dikira sudah menjelang ajal, dan atas keinginan mbah Warto juga, anaknya kemudian memanggil Mudhin Pengacara-nya untuk menyusun wasiat, Selagi pak Mudhin sedang asik berdiskusi, tiba-tiba Mbah Warto menggap-menggap tidak bisa bernafas, mukanya pucat, tangannya bergetar.

Dengan bahasa isyarat mbah Warto minta diambilkan kertas dan alat tulis.

Dengan sisa-sisa tenaganya mbah Warto menulis surat dan diberikan ke Mudhin.

Lalu pak Mudhin langsung menyimpan surat-surat itu tanpa membacanya karena pikirnya tidak tega membaca surat wasiat tersebut di depan mbah Warto. Tak lama kemudian mbah Warto meninggal dunia.

Pada selamatan hari ketujuh meninggalnya mbah Warto, Pak Mudhin diundang untuk datang. Selesai memimpin sambutan do’a, pak Mudhin berpidato, “Saudara-saudara sekalian, ini ada surat wasiat dari almarhum mbah Warto yang belum sempat saya sampaikan, yang isinya pasti nasehat untuk anak cucunya semua. Mari kita sama-sama membaca suratnya”.

Pak Mudhin kemudian membaca surat tersebut, yang ternyata berbunyi:

“DHIN, JANGAN BERDIRI DI SITU…! JANGAN INJEK SELANG OKSIGENKU…!”

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita konyol wasiat mbah Warto"

Post a Comment